Mengenal Herd Stupidity, Kondisi Yang Bikin Indonesia Gagal Tekan Corona

Kedua WNI itu, menurut Menkes Terawan Agus Putranto, terpapar virus berbahaya itu dari Warga Negara Jepang yang tinggal di Malaysia. Setelah lama menunda untuk melindungi sektor pariwisata, Thailand akhirnya menutup perbatasannya pada hari Kamis . Puluhan ribu wisawatan terjebak di negara wisata utama Asia Tenggara itu.

KOndisi Covif di Indonesia

Pelaksanaan vaksinasi di wilayah Kecamatan Gambir sejak minggu kedua bulan Mei 2021 dan akan berakhir Agustus 2021 mendatang. Namun, tentunya pelaksanaan lockdwon juga harus dilakukan dengan benar dan dilaksanakan oleh semua kalangan masyarakat. “Ya lihat saja kondisi sekarang bagaimana. Kebijakan lockdown akan mengesankan bahwa situasi saat ini benar-benar darurat, sehingga masyarakat juga sadar akan hal itu.” KOMPAS.com – Situasi pandemi Covid-19 di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Ketua Satuan Tugas Ikatan Dokter Indonesia Prof Zubairi Djoerban menegaskan, sudah saatnya pihak berwenang mengambil kebijakan untuk lockdown. Setiap hari, Merdeka.com terus memantau perkembangan kasus virus Corona di Indonesia.

Jangan ada yang menolak, karena agama apapun tidak ada yang melarang vaksin. Maka, sebelum itu tercapai, kita harus tetap berdisiplin dan menjaga diri, terutama memakai masker. Dapat mengidentifikasi kondisi kita terkait Covid-19 tanpa harus melakukan pemeriksaan dini di Rumah Sakit. Selain karena keterbatasan jumlah faskes, Rumah Sakit justru merupakan tempat yang rawan penularan virus.

Namun, awal tahun ini, Presiden Joko Widodo mengakui bahwa knowledge yang diberikan pemerintah terkait kasus COVID-19 tidak memadai (The Jakarta Post, n.d.). Juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyatakan statistik yang disediakan Kementerian Kesehatan tidak sesuai dengan knowledge yang dilaporkan pemerintah daerah. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah pusat perlu meningkatkan transparansi dengan menyediakan information COVID-19 yang kredibel, valid, dan akurat di Indonesia. Data yang legitimate dan akurat mengurangi ketidakpastian yang dihadapi orang ketika mereka menghadapi batasan baru. Hal ini membangun kepercayaan dan keyakinan publik pada upaya pemerintah untuk menghambat penularan dan mengurangi dampak virus, sehingga meningkatkan efektivitas regulasi yang ditetapkan ketika kesesuaian masyarakat terjamin.

Dugaan tersebut diperkuat dengan banyaknya isu, pelanggaran, dan kekhawatiran masyarakat umum terhadap kebijakan baru karena pernah ada kasus dimana regulasi tersebut gagal menurunkan tingkat perjalanan antarkota. Data statistik kasus positif Coronavirus tetap konstan sejak peraturan pertama kali diterapkan. Apalagi dengan terjadinya pelanggar di jalan raya dan penumpukan penumpang di bandara mencerminkan bahwa regulasi tersebut tidak mengkhawatirkan masyarakat akan konsekuensi hukumnya. Selain itu, telah terjadi penipuan dan suap di mana masyarakat mencari keuntungan dari transaksi surat palsu dan hasil tes PCR secara ilegal.

Pendekatan ini mempertimbangkan tujuan penggunaan masker, risiko pajanan dan kerentanan pemakainya, tempat, seberapa mungkin masker digunakan, dan jenis masker yang harus dipertimbangkan. • Jalankan etika batuk dan bersin dengan cara menutup mulut dan hidung dengan siku terlipat atau tisu. • Tetap ikuti informasi terbaru dari sumber terpercaya, seperti WHO, dinas kesehatan daerah, dan kementerian kesehatan. Dinas kesehatan daerah dan kementerian kesehatan adalah sumber terpercaya dalam memberikan arahan kepada masyarakat di wilayahnya tentang apa saja yang harus dilakukan untuk melindungi diri. • Pastikan Anda dan orang-orang di sekitar Anda menjalankan etika batuk dan bersin dengan cara menutup mulut dan hidung dengan siku terlipat atau tisu saat batuk atau bersin, segera buang tisu bekas tersebut. Dengan mengikuti etika batuk dan bersin, Anda melindungi orang-orang di sekitar dari virus-virus seperti batuk pilek, flu, dan COVID-19.